Training Cisco CCNA oleh Nixtrain, Materi : VTP (VLAN Trunking Protocol)


Assalamulaikum Wr. Wb.
     Pada kesempatan kali ini saya akan share tentang materi yang diberikan saat training cisco oleh nixtrain, yaitu tentang VTP. Dengan VTP ini nanti, kita dapat melakukan sinkronisasi konfigurasi vlan dai Switch mode server ke switch mode server . Untuk lebih jelasnya yuk kita pahami penjelasan berikut ini.

A. Pengertian

     VTP adalah adalah suatu protocol untuk mengenalkan suatu atau sekelompok VLAN yang telah ada agar dapat berkomunikasi dengan jaringan. Atau menurut sumber lain mengatakan suatu metoda dalam hubungan jaringan LAN dengan ethernet untuk menyambungkan komunikasi dengan menggunakan informasi VLAN, khususnya ke VLAN. VLAN Trunking Protocol (VTP) merupakan fitur Layer 2 yang terdapat pada jajaran switch Cisco Catalyst, yang sangat berguna terutama dalam lingkungan switch skala besar  yang meliputi beberapa Virtual Local Area Network (VLAN).

VTP Mode

    Dalam salah satu sumber yang saya dapatkan, jika kita ingin membuat/menambahkan switch menjadi bagian dari suatu VTP management domain, setiap switch harus dikonfigurasi dalam satu dari tiga mode VTP yang dapat digunakan. Mode VTP yang digunakan pada switch akan menentukan bagaimana switch berinteraksi dengan switch VTP lainnya dalam management domain tersebut. Mode VTP yang dapat digunakan pada switch Cisco adalah mode server, mode client, dan mode transparent.

 a. Mode server
     Ini adalah mode default untuk semua switch catalyst, artinya di dalam satu domain minimal membutuhkan satu VTP server yang bertindak menyebarkan informasi VLAN keseluruh switch dalam satu domain, dan menyimpan informasi tersebut  ke dalam NVRAM. VTP server mempunyai kontrol penuh atas pembuatan VLAN atau pengubahan domain mereka. Semua informasi VTP disebarkan ke switch lainnya yang terdapat dalam domain tersebut, sementara semua informasi VTP yang diterima disinkronisasikan dengan switch lain. Secara default, switch berada dalam mode VTP server. Perlu dicatat bahwa setiap VTP domain paling sedikit harus mempunyai satu server sehingga VLAN dapat dibuat, dimodifikasi, atau dihapus, dan juga agar informasi VLAN dapat disebarkan.

  b. Mode client
    VTP client tidak memperbolehkan administrator untuk membuat, mengubah, atau menghapus VLAN manapun. Pada waktu menggunakan mode client mereka mendengarkan penyebaran VTP dari switch yang lain dan kemudian memodifkasi konfigurasi VLAN mereka. Oleh karena itu, ini merupakan mode mendengar yang pasif. Informasi VTP yang diterima diteruskan ke switch tetangganya dalam domain tersebut.

  c.Mode transparent
     switch dalam mode transparent tidak berpartisipasi dalam VTP. Pada waktu dalam mode transparent, switch tidak menyebarkan konfigurasi VLAN-nya sendiri, dan switch tidak mensinkronisasi database VLAN-nya dengan advertisement yang diterima. Pada waktu VLAN ditambah, dihapus, atau diubah pada switch yang berjalan dalam mode transparent, perubahan tersebut hanya bersifat lokal ke switch itu sendiri, dan tidak disebarkan ke swith lainnya dalam domain tersebut.

B. Latar Belakang

     Coba anda bayangkan suatu lingkungan di mana administrator jaringan harus mengatur 20 switch atau lebih. Tanpa VTP, untuk membuat VLAN baru administrator harus melakukannya pada semuanya switch yang diperlukan secara individu. Bagaimana agar lebih efiesien dalam pengaturannya ?.  Nah dari kasus tersebutlah munucullah VTP, administrator dapat membuat VLAN tersebut sekali dan VTP secara otomatis akan menyebarkan (advertise) informasi tersebut ke semua switch yang berada di dalam domain yang sama. Jadi keuntungan VTP yang utama adalah efisiensi yang diberikan dalam menambah dan menghapus VLAN dan juga dalam mengubah konfigurasi VLAN dalam lingkungan yang besar.

C. Persiapan Software dan Hardware
  • Laptop
  • Aplikasi Cisco Packet Tracer


D. Maksud dan Tujuan

     Kegiatan ini bermaksud agar kita dapat melakukan konfigurasi dan paham akan konsep dari VTP ini, sedangkan tujuan dari konfigurasi VTP ini sendiri adalah untuk mengefisiensi konfigurasi VLAN pada Switch dengan skala yang besar.



E. Tahapan Pelaksanaan Kegiatan

1. Nyalakan Laptop anda --> bukalah aplikasi Cisco Packet Tracer --> pada cisco packet tracer buatlah topologi seperti dibawah ini.
 

2. Konfigurasi pertama yang perlu kita lakukan adalah mengubah hostname pada masing-masing Switch, agar nanti kita tidak akan kebingungan dalam melakukan konfigurasi. Untuk konfigurasinya ketikkan perintah dibawah ini.
###############Pada Switch Server###############
Switch(config)#hostname  Server
##############Pada Switch Transparent############
Switch(config)#hostname Transparent
##############Pada Switch Client################
Switch(config)#hostname Client
3. Selanjutnya kita lakukan konfigurasi VTPnya sesuai dengan topologi yang telah kita buat yaitu terdapat server, transparent, dan client. Pastikan pada saat konfigurasinya, ketiga switch memakai domai yang sama. Untuk konfigurasinya ketikkan perintah dibawah ini.
###############Pada Switch Server###############
Server(config)#vtp domain nixtrain
Server(config)#vtp password cisco
Server(config)#vtp mode server
##############Pada Switch Transparent############
Transparent(config)#vtp domain nixtrain
Transparent(config)#vtp password cisco
Transparent(config)#vtp mode Transparent
##############Pada Switch Client################
Client(config)#vtp domain nixtrain
Client(config)#vtp password cisco
Client(config)#vtp mode Client

4. Kemudian kita lihat pada ketiga switch, apakah sudah benar-benar tersetting dengan mode yang kita inginkan atau belum. Caranya dengan mengetikkan perintah berikut. 
###############Pada Switch Server###############
Server(config)#show vtp status
 

##############Pada Switch Transparent############
Transparent(config)#show vtp status
 

##############Pada Switch Client################
Client(config)#show vtp status
 

 5. Selanjutnya kita coba untuk membuat VLAN pada Switch Server dengan metikkan perintah berikut ini.
Server(config)#vlan 10
Server(config-vlan)#name TKJ
Server(config-vlan)#exit
Server(config)#vlan 20
Server(config-vlan)#name RPL

Apakah bisa ? pastinya bisa, karena mode server mempunyai wewenang untuk membuat vlan yang nantinya akan disinkronkan dengan switch client.

6. Buat VLAN pada Switch Transparent dengan mengetikkan perintah berikut.
Transparent(config)#vlan 30
Transparent(config-vlan)#name HRD
Transparent(config-vlan)#exit
Transparent(config)#vlan 40
Transparent(config-vlan)#name Admin

Apakah bisa ? pastinya bisa, karena mode transparent mempunyai hak untuk membuat VLAN untuk dirinya sendiri dan tidak akan disinkronkan.

7. Buat juga VLAN pada Switch Client dengan mengetikkan perintah berikut.
Transparent(config)#vlan 50
Transparent(config-vlan)#name IT
Transparent(config-vlan)#exit
Transparent(config)#vlan 60
Transparent(config-vlan)#name SALES

Apakah bisa ? Pastinya tidak bisa, karena mode client tidak punya wewenang untuk membuat VLAN dan client hanya akan mensinkronkan VLAN dari switch server.

8. Agar antar VLAN dapat terdistribusi, maka kita perlu melakukan trunk ke port switch yang digunakan untuk berhubungan. Untuk konfigurasinya ketikkan perintah dibawah ini .
###############Pada Switch Server###############
 Server(config)#int fa0/1
 Server(config)#switchport mode trunk
 ##############Pada Switch Transparent############
 Transparent(config)#int fa0/1
 Transparent(config)#switchport mode trunk 
 Transparent(config)#exit
 Transparent(config)#int fa0/2
 Transparent(config)#switchport mode trunk
 ##############Pada Switch Client################
 Client(config)#int fa0/1
 Client(config)#switchport mode trunk

9. Langkah terakhir adalah coba kita check vlan pada masing-masing switch untuk melihat apakah switch sudah benar-benar bekerja sesuai dengan modenya atau belum. Caranya dengan mengetikkan perintah berikut.
###############Pada Switch Server###############
Server#show vlan brief
     Dari sini terlihat terdapat VLAN yang telah dibuat oleh server tadi yaitu VLAN 10 dan 20
##############Pada Switch Transparent############
Transparent#show vlan brief
     Dari sini terlihat bahwa terdapat VLAN yang telah dibuat oleh transparent akan tetapi di tidak mensinkronkan dengan server.
##############Pada Switch Client################
Client#show vlan brief
     Dari sini terlihat bahwa terdapat vlan yang tadi dibuat oleh server, jadi switch client ini tadi melakukan sinkronisasi vlan dengan switch server.

F. Referensi
sumber :
https://eripahle.wordpress.com/2011/09/24/vtp-virtual-trunking-protocol/
https://emulanetwork.wordpress.com/2011/01/05/konsep-vtp/
Ebook : 09 VLAN Trunking Protocol (1).pdf dari Nixtrain
 
G. Hasil dan Kesimpulan
     Dengan adanya teknologi VTP ini, kita dapat mengefisiensi konfigurasi VLAN pada Switch dengan skala yang besar. karena konfigurasi vlan kita cukup pada satu switch dan switch-switch yang lain akan melakukan sinkronisasi.

Sekian dari saya, mohon maaf sebesar-besarnya jika terdapat banyak kesalahan dalam postingan saya ^-^ 

Wassalamualikum Wr. Wb.
Previous
Next Post »